PROFIL HUTAN KEMASYARAKATAN KTH MAMPALI HIJAU DAN RANGKANG II DESA NALUI DAN PURUI KECAMATAN JARO, KABUPATEN TABALONG

admin   27/07/2016   Comments Off on PROFIL HUTAN KEMASYARAKATAN KTH MAMPALI HIJAU DAN RANGKANG II DESA NALUI DAN PURUI KECAMATAN JARO, KABUPATEN TABALONG

Oleh : Sutisna, S.Hut, MP (Kepala Seksi Kelembagaan DAS BPDAS Barito)

Letak Dan Luas Areal Kerja Hutan Kemasyarakatan

Areal kerja Hutan Kemasyarakatan KTH Mampali Hijau dan KTH Rangkang II merupakan bagian dari DAS Barito yang terletak di Desa Nalui  dan Desa Purui Kecamatan Jaro, Kabupaten Tabalong, Provinsi Kalimantan Selatan seluas +  730 ha terdiri dari (KTH Mampali Hijau  ± 270 ha dan KTH Rangkang II 460 ha. Secara geografis kedua lokasi tersebut berada pada posisi koordinat  : S 1.49.45,25 E 115.40.047 dan S 1.53.13,79 E 115.41.3466 dengan ketinggian tempat antara 100 – 550 mdpl.

gambar 1 kegiatan sosialisasi HKM

Kegiatan Sosialisasi HKM

Sejarah Pengelolaan Kawasan Hutan oleh Masyarakat

Areal kerja HKm di Desa Nalui dan desa Purui adalah merupakan  Kawasan Hutan Lindung dan HPT  yang kritis  dan terdegradasi sebagai akibat dari pembalakan dan perladangan berpindah. Sehingga pada tahun 2003 telah dilakukan upaya penanganan rehabilitasi lahan kritis seluas 1.600 ha oleh BRLKT.

Kegiatan aktivitas di Lapangan

Kegiatan aktivitas dilapangan berdasarkan sumber pendanaannya dapat di bedakan menjadi dua yaitu;

  1. Kegiatan swadaya anggota kelompok

Kegiatan ini meliputi kegiatan penanaman secara swadaya dengan modal biaya produksi sendiri yaitu berupa pembersihan lahan, penanaman, pemeliharaan dan pemanenan hasil. Jenis komoditi yang di kembangkan dalam kegiatan ini adalah penanaman karet, kemeri, papakin, durian,  padi dan  beberapa tatanaman pertanian lainnya seperti  (cabe, singkong, kacang-kacangan).

  1. Fasilitasi Pemerintah

Beberapa kegiatan yang difasilitasi pemerintah antara lain, kegiatan Pembuatan Kebun Bibit Rakyat (KBR), dimana bibit hasil KBR ini di tanam pada lokasi areal kerja HKm.

Manfaat bagi kelompok HKm dan masyarakat.

Manfaat dari kegiatan HKm saat ini  sudah dapat dirasakan oleh seluruh anggota kelompok masyarakat atara lain :

  1. Manfaat Hasil Hutan Bukan Kayu (HHBK

    ragam tanaman HHBK

    Ragam tanaman HHBK di Lokasi HKm (Karet, Kemiri, Padi Sibuyung, Cempedak)

  1. Manfaat ekologis. yaitu manfaat udara segar dan manfaat air bersih dan air untuk pengairan sawah yang berada di bawah lokasi HKm dan keanekaragaman hayati juga terjaga berupa flora dan fauna.
manfaat ekologis

Manfaat ekologis, keanekaragaman flora dan fauna, udara dan penyediaan air bersih dan pengairan irigasi persawahan

3. Manfaat jasa lingkungan rekreasi,

manfaat jasa lingkungan

Manfaat jasa lingkungan, wisata air terjun, track sepada motor, keindahan pemandangan wilayah disekitar Kec. Jaro

Rencana Kerja Lima Tahun Yang akan datang

Saat ini kelompok sedang menyusun rencana kerja 35 tahun dan rencana kerja tahunan yang di fasilitasi oleh BPDAS Barito dan Dinas Kehutanan dan Perkebunan Kabupaten Tabalong.