BPDAS Barito Sosialisasikan Penyuntikan Inokulum Gaharu

admin   09/04/2016   Comments Off on BPDAS Barito Sosialisasikan Penyuntikan Inokulum Gaharu

gaharu_2014

Senada dengan visi Kementerian Kehutanan “Mengelola hutan lestari dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat” mulai tahun 2014 ini BPDAS Barito yang merupakan salah satu Unit Pelaksana Teknis Kementerian Kehutanan memiliki program penyuntikan inokulan gaharu.

Gaharu dipilih karena selain merupakan tanaman asli yang merupakan tanaman yang langka juga diharapkan menjadi potensi besar dalam peningkatan pendapatan masyarakat karena memiliki nilai ekonomis yang cukup tinggi.

Program penyuntikan inokulasi gaharu merupakan program pengembangan Hasil Hutan Bukan Kayu (HHBK), yang mana dimaksudkan untuk memberdayakan masyarakat guna meningkatkan pendapatan masyarakat didalam maupun sekitar kawasan hutan.

Selain itu program yang juga menggandeng Dinas Kehutanan dan Perkebunan Kabupaten Hulu Sungai Selatan ini juga diharpakan dapat meningkatkan peran serta masyarakat dalam menjaga hutan.

Seperti yang dilakukan di Desa Kamawakan Kecamatan Loksado Kabupaten Hulu Sungai Selatan pada jumat 02 Mei 2014 lalu disambut antuasme warga setempat yang cukup tinggi

Seperti dikutip dalam Harian Banjarmasin Post edisi Senin 05 Mei 2014 Hal 26 disebutkan “ menurut Mastani yang merupakan mantan kepala desa setempat, potensi gaharu di kawasan hutan pegunungan meratus seperti loksado cukup banyak. Tanaman ini cukup liar, dan ukurannya besar-besar karena sudah berumur belasan hingga puluhan tahun.

Seperti diakui oleh beliau selama ini gaharu belum banyak dimanfaatkan karena kurangnya informasi kegunaan dari tanaman gaharu. Biasanya pohon gaharu hanya diambil kayunya saja”.

Selama ini masyarakat desa kamawakan lebih banyak menggantungkan hidup dari hasil karet, kemiri dan kayu manis.;

Praktik penyuntikan ini melibatkan kelompok tani DAHLIA yang diketuai oleh mastani ini diharapkan bisa mendapatkan hasil dengan kualitas terbaik. Kegiatan ini menggunakan inokulan yang berasal dari penangkar dan peneliti gaharu asal Kabupaten Balangan, Galuh Sally Muhidin. Perempuan yang berhasil mendapatkan Kalpataru kategori perintis lingkungan tahun 2012.

Kegiatan penyutikan inokulan gaharu ini rencannya juga akan dilaksanakan di Kab. HST, Balangan, tapin dan Banjar. (dikutip dalam Harian Banjarmasin Post edisi Senin 05 Mei 2014 Hal 26)